Kata Lionel Messi Usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026

KAPTEN timnas Argentina Lionel Messi mengatakan keberhasilan timnya melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan buah dari kerja keras dan kualitas permainan yang ditunjukkan sepanjang turnamen. Ia membantah anggapan bahwa Albiceleste mendapat perlakuan istimewa hingga kembali mencapai partai puncak.
Argentina memastikan tiket final setelah bangkit mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Kamis, 16 Juli 2026. Sempat tertinggal lewat gol Anthony Gordon, tim asuhan Lionel Scaloni membalikkan keadaan melalui gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Iklan
Messi berperan besar dengan menyumbang dua assist. "Sungguh luar biasa apa yang telah kami capai. Kami kembali lolos ke final Piala Dunia. Mungkin ada orang yang sedih melihatnya dan mereka bisa mengatakan apa pun yang mereka inginkan. Namun, tim ini telah menunjukkan bahwa hasil yang kami raih adalah hasil kerja keras," kata Messi seperti dikutip dari Antara.
Pemain berusia 39 tahun itu menegaskan Argentina tidak hanya mengandalkan semangat juang, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas permainan saat menghadapi Inggris. "Kami bersaing, kami berjuang, dan kami juga bermain dengan baik. Lihat saja bagaimana kami bermain hari ini. Kami mampu mendominasi Inggris meski sedang tertinggal," ujar Messi.
Ia mengaku bangga karena Argentina kembali mencapai final Piala Dunia untuk dua edisi berturut-turut.
"Saya bangga dan bahagia bisa membuat seluruh rakyat Argentina ikut merasakan kebahagiaan ini," kata dia.
Argentina selanjutnya akan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di New Jersey Stadium, Senin dinihari, 20 Juli 2026. Albiceleste berpeluang mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya.
Harry Kane Ungkap Penyebab Kekalahan Inggris
Sementara itu, kapten Inggris Harry Kane menilai timnya gagal mempertahankan keunggulan karena memilih bermain terlalu bertahan setelah unggul lebih dulu. Menurut dia, pendekatan tersebut tidak cukup untuk memenangkan pertandingan di level semifinal Piala Dunia. "Ini mengecewakan untuk tim, staf, dan para suporter. Kami bermain bagus hampir sepanjang pertandingan. Namun, setelah unggul 1-0, kami seperti hanya berusaha mempertahankan keunggulan. Di level seperti ini, itu tidak cukup," kata Kane, seperti dikutip FIFA.
Penyerang Bayern Muenchen itu mengaku kekalahan tersebut sangat menyakitkan karena seluruh pemain telah mengerahkan kemampuan terbaik sepanjang turnamen. "Kami bekerja sangat keras untuk bisa berada di sini. Semua pemain telah memberikan darah, keringat, dan air mata. Gagal dengan cara seperti ini benar-benar sangat menyakitkan," ujarnya.
Kane menilai Inggris sebenarnya mampu menjalankan rencana permainan dengan baik pada babak pertama hingga awal babak kedua. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan. "Kami memberi tekanan tinggi sehingga bisa merebut bola dan mengendalikan permainan," katanya.
Namun, situasi berubah setelah Inggris membuka keunggulan. Menurut Kane, Argentina tampil semakin agresif, sedangkan Inggris gagal mengimbangi intensitas permainan lawan. "Setelah kami mencetak gol, entah karena mereka memasukkan lebih banyak pemain ke depan atau kami tidak lagi mampu mengimbangi mereka satu lawan satu, serangan mereka datang bertubi-tubi. Kami terus melakukan blok, tetapi pada akhirnya itu tidak cukup," ujarnya.
Meski gagal melaju ke final, Kane menilai perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 tetap menunjukkan perkembangan. Menurut dia, The Three Lions semakin dekat dengan target meraih gelar, meski masih harus menemukan cara untuk melewati rintangan pada fase akhir turnamen.
